Kamis, Maret 27, 2008

Bosen sama HP lama? Pgn ganti HP? Hub gue aja ... ^^

WILCHA CELL
^^ (Second Tapi Berkualitas ) ^^
------------------------------------------------------
ITC Kebon Kalapa Lt. 3 Blok G3 No. 6 Bandung
Tlp. 022- 91600668 / 70082184

Beli HP Second Harga Tertinggi
Jual HP Second Bergaransi
Jual Kartu Perdana

Dijamin gakan nyesel dech! Udah kagak usah mikir lama2. Mo Hape sejuta umat a.k.a. NOKIA, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, Hi-Tech atau CDMA?
Tinggal PM sahaja hape jenis apa yg kamu mau ....

*) Notes : - Lengkap (L)
- Harga sewaktu-waktu bisa berubah
-
Belum termasuk Ongkos kirim (U/ pembeli dari luar kota)

>>>>> Nih sebagian List hape (Second) yg ada di counter eike:

1. Hi - Tech (TV)

Harga : Rp. 1.500.00.-
Fasilitas : L (TV)

2. SE - W830
Harga : Rp. 1.600.000.-
Fasilitas : L + Walkman

3. N 6600 Silver
Harga : Rp. 800.000.-
Fasilitas : Kamera + MP3

4. N 6600 Black
Harga : Rp. 900.000.-
Fasilitas : Kamera + MP3

5. N 70 Black
Harga : Rp. 1.850.000.-
Fasilitas : L + 3G

6. N 1600
Harga : Rp. 400.000.-
Fasilitas : Polyponic + Warna

7. N 5070
Harga : Rp. 700.000.-
Fasilitas : L

8. N 3310
Harga : Rp. 200.000.-

9. Samsung C 170
Harga : Rp. 500.000.-
Fasilitas : Radio + Recorder

10. Moto V3
Harga : Rp. 850.000.-
Fasilitas : Kamera + MP3

11. SE W 550
Harga : Rp. 1.100.000.-
Fasilitas : L

12. SE T 250
Harga : Rp. 675.000.-
Fasilitas : Kamera + Radio

13. N 6030
Harga : Rp. 500.000.-
Fasilitas : Radio

14. CDMA Huawei
Harga : Rp. 200.000.-

15. CDMA 2115
Harga : Rp. 325.000.-

16. N-Gage Classic
Harga : Rp. 950.000.-
Fasilitas : Kamera + MP3

17. N 1208
Harga : Rp. 375.000.-
Fasilitas : Polyponic + Warna

18. N 1110
Harga : Rp. 325.000.-

19. N 1112
Harga : Rp. 325.000
Fasilitas : Polyponic

20. SE K 610
Harga : Rp. 1.200.000.-
Fasilitas : Kamera + 3G + MP3

de el el

Rabu, Januari 23, 2008

Bandung Lautan Sampah!

Sekilas flashback, dahulu Bandung terkenal dengan sebutan "Bandung Lautan Api" dan atau "Kota Kembang", tapi sayang Bandung sempat ternoda oleh video mesum salah satu mahasiswa Itenas, Nanda bersama kekasihnya yang sengaja direkam atas dalih koleksi pribadi. Kejadian ini sempat booming dan menjadi pembicaraan hampir semua orang, yang lebih parahnya lagi kalau nggak salah si perempuan anak seorang pejabat. VCD mereka dengan cepat tersebar ke berbagai kalangan dan pelosok dan bisa diperoleh dengan harga murah. Gara-gara kejadian itu, Bandung mendapat julukan baru yaitu "Bandung Lautan Asmara", ini sebenarnya sebagai sindiran untuk Kota kembang, sebab mempunyai generasi penerus yang tak bermoral. Saat ini ada julukan baru lagi untuk Bandung yaitu "Bandung Lautan Sampah". Kenapa?

Ya Bandung kiwari sudah nggak asri lagi, selain udara yang panas juga tumpukan sampah yang kian menggunung di seluruh pelosok kota kembang, contohnya Jl. Cihampelas (sebelum flyover), pasar sederhana, Jl. Sukajadi, Jl. M. Hatta, Jl sebelum ITC (saya lupa naam nya), dll. Selain menyebarkan bau busuk juga menimbulkan penyakit bagi warga sekitarnya maupun yang menghirup wanginya. Masalah sampah ini membuat Bandung semakin tercemar, padahal dahulu Bandung terkenal kesejukannya, asrinya, damainya, indahnya, mojang dan jajakanya nu gareulis sareng karasep, itu pula yang mendasari saya untuk melanjutkan sekolah ke Bandung.

Secara tidak langsung permasalahan tersebut akan mengancam Kota Kembang tercinta ini, sebab seperti yang kita tahu Bandung menjadi salah satu condongnya para wisatawan lokal maupun asing, semua orang berbondong-bondong untuk berwisata/berlibur ke Bandung, terbukti ketika musim liburan tiba kendaraan berplat nomor Jakarta dan daerah diluar Bandung memenuhi hampir separuh jalan, tempat belanja, tempat wisata serta penginapan-penginapan. Harusnya ini menjadi acuan bagi Pemkot Bandung untuk tetap menjaga kelestarian, keasrian Kota Bandung itu sendiri, karena itu merupakan aset. Jangankan bagi wisatawan yang baru pertama kali ke Bandung, saya saja yang sudah hampir tujuh tahun di Bandung merasa jengah dengan kondisi Bandung sekarang, selain itu "wangi" sampahnya tajam menusuk hidung.

Sepintas masalah sampah hanya sepele, tapi berdampak fatal, sampah yang dibuang sembarangan akibatnya menggunung dibeberapa ruas jalan, dikerumuni lalat besar berwarna hijau serta menimbulkan wangi yang khas. Masalah sampah sudah identik dengan Bandung sejak peristiwa Leuwi Gajah Februari 2005 lalu, longsor sampah itu menelan korban jiwa dan luka-luka. Mungkin akan beda hasilnya apabila sampah yang dibuang secara sembarangan oleh warga diolah sedemikian rupa, tapi yang menjadi permasalahan kita tidak mempunyai lahan sebagai Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA), sekarang santernya di daerah Gede Bage akan dijadikan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, pro dan kontra silih berganti, rupanya Bandung ingin meniru kesuksesan negara Amerika, Belanda da Singapura yang terbukti memakai cara seperti itu, namun sayang lahan Bandung berbeda dengan ketiga negara tersebut. Untuk mewujudkan PLTSa ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, pembangunannya pun memerlukan waktu yang cukup lama, perlu dukungan penuh dari warga, bukan hanya warga yang jauh dari tempat yang akan dijadikan PLTSa tapi juga warga yang tinggal disekitarnya, tapi kalau menurut saya alangkah baiknya apabila disekitar tempat yang akan dijadikan PLTSa tidak ada pemukiman penduduk, kasian mereka setiap saat akan mencium wangi sampah yang khas. Ck ck ck ...

Jadi solusi awal adalah STOP membuang sampah sembarangan, klasifikasikan sampah berdasarkan jenisnya, sampah organik atau an organik, sampah kering atau basah. Yeah mungkin akan terasa sulit tapi kalau dijalani dengan sungguh-sungguh dan dengan menyamakan misi supaya Bandung kembali asri dan sejuk. Seperti slogan Radio Rase FM " Keep Bandung Beautifull Euy!

Senin, Januari 21, 2008

Receptionist+Operator Tlp

Perusahaan2 besar umumnya memiliki Resepsionis/Operator Telpon (OT), seperti Bank, Konsultan, Kontraktor, Perusahaan Provider/Telekomunikasi dan lain-lain. Karena posisinya berada di Front Office, biasanya citra sebuah perusahaan tergantung pada mereka, jadi bagaimana caranya mereka harus membuat nama baik perusahaan tetap terjaga. Siapa sebenarnya mereka? Apa tugas dan tanggung jawab mereka? Bagaimana seharusnya mereka "diperlakukan"? Apa kontribusi buat mereka? Bagaimana pandangan orang lain mengenai mereka?.

Pada umumnya tugas dan tanggung jawab seorang resepsionis adalah :
1. Menghandle keluar masuknya telpon
2. Menerima tamu
3. Menerima surat/dokumen
4. Mengerjakan pekerjaan Administrasi ringan

Mungkin bisa dibilang pekerjaan seorang resepsionis/OT gampang, karena sekilas pekerjaan inti mereka hanya seputar telpon, tapi alangkah baiknya kita tidak memandang remeh tugas mereka.

Contoh kasus :
Telpon di perusahaan ABC ada 4 line & hanya ditangani oleh satu orang Resepsionis/OT. Dalam satu kondisi semua line berdering, sedangkan dia tidak diberi fasilitas head phone, bisa dibayangkan sibuknya dia.
* Interkom berdering (panggilan dari dalam kantor): " Hallo bisa disambungkan ke no +6285221xxxx"
Baru saja terputus, line 1 sudah berdering " Bisa bicara dengan Bpk. Harto? ", begitu pun dengan line 2, 3 dan 4. Disini Resepsionis/OT dituntut untuk pandai-pandai mengaturnya, sebab bila tidak bisa menguasainya bisa-bisa dia akan stress ujungnya.

Pada kenyataanya terkadang mereka harus mengerjakan pekerjaan diluar tugas dan tanggung jawab mereka (dalam tanda kutip), misalnya mereka harus berhadapan dengan para Debt Collector (DC) baik melalui telpon ataupun face to face, DC ini memburu si terhutang untuk segera melunasi hutang-hutang mereka, akan beda hasilnya bila si terhutang mau menerima kehadiran DC tersebut, namun biasanya mereka enggan dan males untuk menemuinya/pun belum bisa membayar tagihannya, sehingga jalan terakhir Resepsionis lah yang diminta untuk menemui DC oleh si terhutang, akibatnya Resepsionis terpaksa berbohong sebagai dalih menyelamatkan si terhutang. Hal seperti ini mau tak mau harus Resepsionis lakukan sebagai perumpamaan loyalitas kerja dan profesionalitas. Padahal mungkin pekerjaan seperti ini menjenuhkan, karena hampir setiap hari selalu berhubungan dengan telpon, telpon dan telpon.

Kalau saya bilang, "Resepsionis juga manusia", yang berhak atas hak-hak yang seharusnya mereka peroleh dari perusahaan dimana mereka bekerja. Cuti, jam istirahat yang berlaku diperusahaan tersebut dan lain-lain. Jangan sampai pada saat jam istirahat mereka masih "dipaksa" untuk memenuhi request telpon dari karyawan yang bersifat tidak urgent, juga jangan sampai mereka diperlakukan berbeda dengan karyawan lain yang posisinya lebih tinggi. Bukannya sudah sepantasnya apabila Resepsionis ini bekerja dengan baik, dengan segenap loyalitas dan profesionalismean mereka, mereka bisa naik jabatan dengan harapan bisa meningkatkan kemampuan mereka, itupun dengan pertimbangan banyak hal.

*) Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan kata dan menyinggung perasaan, mengutip slogan Bunda Dorce "Kesempurnaan hanya milik Allah, kekurangan adalah milik saya".

Kamis, Januari 17, 2008

Apa Kabar Suharto?

Kematian sesorang tidak akan pernah kita duga sama sekali, hingga maut sudah mendekati baru kita sadari artinya hidup. Setiap umat manusia pasti akan kembali padaNYA, entah kapan, bila Allah S.W.T. menghendaki DIA tinggal menjetikan jarinya dan terjadilah. Selama ini kita hanya memikirkan kehidupan duniawi semata tanpa mensyukuri setiap tetes nikmat yang telah DIA beri. Sedini mungkin kita harus membekali diri dengan iman dan takwa, menjalankan seluruh perintahNYA dan menjauhi larangan-laranganNYA.

...

Keluarga cendana tak pernah luput dari inceran pemburu berita dan masyarakat luas, beritanya selalu dinanti-nanti, menjadi fenomenal, terutama berita tentang mantan presiden RI Soeharto yang akhir-akhir ini sedang dalam masa perawatan di RSP Pertamina. Banyak orang menghujat Panglima Besar bintang lima tersebut akibat perbuatannya dimasa lampau, namun ada pula yang mendoakan kesembuhan beliau.

Memasuki hari ke 20 beliau dirawat di RSP Pertamina, kondisinya semakin menurun
dibandingkan hari selasa kemarin. Dalam konferensi rutin Tim Dokter Kepresidenan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, pagi tadi, disebutkan bahwa tanta-tanda infeksi sistemik di paru-paru tambah berat. Meski begitu, secara umum kondisi Pak Harto stabil. pernapasan Pak Harto masih dibantu mesin pernapasan atau ventilator. Kesadaran Pak Harto tergolong baik. Demikian juga dengan tekanan darah. Fokus kerja Tim Dokter hari ini adalah mengatasi infeksi sistemik dan memperbaiki keadaan umum dan tim dokter kepresidenan tetap berusaha untuk mencari jalan terbaik demi kesembuhan beliau.

Semua orang seakan berlomba-lomba mengungkit perbuatan buruk Pak Harto beserta kroni-kroninya dimasa kejayaannya terdahulu, tentang Pak Harto yang korupsi, membunuh tahanan politik dan lain sebagainya lengkap dijabarkan dari A sampai Z.
Perlu kita ingat jasa-jasa beliau juga banyak, seperti pembangunan jalan, mesjid, yayasan, sekolah dan lain-lain. Posisi saya hanya ditengah-tengah, tidak pro dan tidak juga kontra, bukan berarti saya tidak punya pendirian, saya hanya berusaha menjadi garis tengah, saya hanya merasa iba melihat kondisi beliau saat ini yang seakan sedang mengalami siksaan hidup yang teramat berat dariNYA, seolah balasan atas perbuatan beliau terdahulu. Saya tidak memungkiri kesalahan-kesalahan yang pernah beliau lakukan, tapi yang sudah berlalu ya biarlah berlalu, toh Yang Maha Kuasa sudah pasti membalasnya sesuai dengan kadarnya. Bagaimanapun selaku muslim kita harus mendoakan sesama, begitu juga dengan Pak Harto yang harus kita doakan kesembuhannya, dengan cara seperti ini insyaallah kita telah berbuat baik dan mudah-mudahan bila dilakukan secara ikhlas akan mendapatkan pahala dari Allah S.W.T. Cukuplah saat ini dia merasakan siksaan itu jangan kita tambahi dengan membicarakannya.

Mungkin inilah salah satu kekuasaan yang telah DIA tunjukan pada umatnya, tak ada yang dapat menandingi kehebatannya. Akhir kata semoga seluruh dosa-dosa beliau diampuni oleh Allah S.W.T dan kelak kalau memang harus "dipanggil" semoga beliau ada dalam keadaan Khusul Khotimah. Amin.


Kamis, Januari 03, 2008

Hujan maning...Banjir maning...

Subuh ini sama seperti hari-hari sebelumnya, udara dingin menusuk tulang, teramat sangat dingin. Perlahan kubuka mata, membuka selimut warna merah yang membalut tubuh, Arrgghhh tidaks! rasanya teramat sangat malas, dengan langkah gontai kulangkahkan kaki menuju kamar mandi, sekedar untuk mengambil air wudhu & memenuhi panggilan alam, baru saja menyentuh sedikit air, rasanya sekujur tubuhku membeku.
...
Kurang lebih sudah satu tahun ini, hujan terus menerus mengguyur bumi kita tercinta disertai angin kencang, dan seperti yang kita tahu berdampak pada munculnya banjir dibeberapa titik dan kota besar, di Bandung misalnya sebelum musim hujan pun sudah terasa dingin, apalagi musim hujan dan banjir seperti ini. Ada beberapa aspek yang mendukung terjadinya banjir yaitu meluapnya air sungai, penyempitan sungai karena semakin banyak bangunan liar disekitar sungai, pasangnya air laut, sampah dan hutan yang gundul (yang pada akhirnya bisa menyebabkan tanah longsor). Banjir pun menimbulkan berbagai macam wabah penyakit, seperti Diare, Demam, Flu, Gatal-gatal dan DBD. Beberapa daerah yang terkena banjir adalah di Kel. Cibadak-Astana Anyar dan Kel. Hegarmanah-Cidadap, dengan masing-masing ketinggian sekitar satu hingga dua meter dari luapan sungai Citepus dan sungai Cipaganti, sedangkan di Kel. Melong-Cimahi Selatan luapan dari sungai Cikendal serta Kel. Andir-Baleendah luapan dari sungai Citarum. Kondisi ini sangat mengerikan, merugikan dan menyisakan kesedihan yang teramat dalam, banyak warga yang rumah dan harta bendanya terendam banjir, dan kekurangan pasokan air bersih jadi kendala utama.

Kondisi jalan yang berlubang pada saat banjir sangat membahayakan para pengguna jalan, karena bisa menyebabkan mereka terperosok kedalamnya seperti yang dialami Eli Laisawati (Alm), mahasiswi UPI yang tewas terseret arus sungai Citarip, Jl. Kopo, hingga kedalaman 10 meter. Eli yang saat itu berjalan di atas trotoar disekitar jln. Kopo dekat sungai Citarip yang saat itu meluap hingga 70 meter, hingga trotoar pun terendam air. Eli di duga menginjak lubang gorong-gorong trotoar yang sedang dalam perbaikan, tubuhnya langsung terbawa aliran air dan masuk ke aliran sungai Citarip. Ini yang harus digaris bawahi oleh Pemerintah Kota Bandung maupun kota-kota lainnya, sarana dan prasarana umum harus ada dalam keadaan layak dan bagus sehingga kelalayan seperti ini tidak akan terulang kembali. Tidak hanya disekitar sungai Citarip saja, bahkan di jalan menuju kontrakan saya, Gegerkalong hilir, jalannya pun banyak yang berlubang lumayan besar dan tertutup "cileucang", dan beberapa kali motor matic yang saya kendarai terperosok kedalamnya, memang tidak sampai terjatuh tapi tetap saja menimbulkan bunyi yang cukup keras mengenai kap bawah motor saya. Banjir tak hanya melanda Kota Bandung, tapi juga Ibu Kota Indonesia, Jakarta (seperti Prumpung, Kampung Melayu, Cawang, Muara Baru dan Bidara Cina) dan juga kota sekitarnya seperti Bekasi, Tanggerang, Depok, Bogor, hingga ketinggian 5 meter yang menyebabkan luapan air di pintu-pintu utama, seperti Manggarai, Karet dan Katulampa Bogor. Ini merupakan banjir terburuk bagi Jakarta. Selain Jakarta, Kawasan Pantura, Indramayu, Solo, dan beberapa titik banjir lain di daerah jawa tengah dan jatim.

Warga bencana banjir sangat mengharapkan bantuan bahan makanan, sanitasi, selimut, kasur lipat dan air bersih, tapi sayang dalam pendistribusiannya terkadang tidak merata selalu ada saja oknum yang menyalahgunakan kepercayaan, dengan menyelewengkan dan menimbun bahan bantuannya sehingga tidak sampai ke mereka yang membutuhkan. Mereka memang rakus, egois dan biadab!.

Bosen kan terus-terusan mendengar dan mengalami bencana demi bencana yang terjadi di negara kita tercinta ini, apa memang bumi yang kita pijak ini sedang murka atas ulah manusia terhadapnya? apakah ini adzab dari Tuhan kita yang maha Agung?. Terlepas dari itu yang jelas Pemerintah harus cepat tanggap mengenai masalah ini, jangan sampai berlarut-larut, jangan sampai masalah baru belum teratasi muncul lagi masalah lainnya, karena banjir merugikan banyak pihak dan negara pun mengalami kerugian milyaran rupiah karenanya, banyak wilayah perkantoran yang terendam banjir ataupun akses menuju kesana yang terendam banjir, menyebabkan tidak optimalnya prokduksi mereka. Salah satu upanya mengatasi banjir adalah membangun kanal, membongkar bangunan-bangunan liar disekitar sungai, mengevaluasi tata ruang kota, menambah anggaran untuk mengatasi masalah banjir baik dari APBD maupun APBN, lebih menjaga kebersihan lingkungan - jangan sembarangan membuang sampah ke sungai, jangan menebang pohon secara ilegal, dewasa ini banyak hutan kita yang gundul gara-gara ulah oknum penebangan ilegal dan lebih mempererat kerjasama antara beberapa pihak antarwilayah.

Oleh karena itu ayo kita sama-sama sedikitnya mengurangi kecenderungan Indonesia mengalami banjir, at least mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, agar Indonesia di tahun 2008 ini terbebas dari banjir dan tanah longsor. Kalau Indonesia majukita juga kan yang senang?.

* Foto dari : www.BBCIndonesia.com

Rabu, Januari 02, 2008

Kelangkaan Minyak Tanah!

Akhir-akhir ini masalah kelangkaan minyak tanah di beberapa daerah dan kota-kota besar menjadi polemik tersendiri. Padahal kita tahu minyak tanah merupakan bahan bakar/komoditi vital bagi masyarakat menengah kebawah. Saya tidak mengerti mengapa kejadian seperti ini bisa terjadi? Apa memang ini permainan orang atas belaka? Entahlah ya mungkin kalian punya persepsi masing-masing.
Kelangkaan minyak tanah ini juga berdampak pada saya dan teman-teman yang tercatat sebagai anak kost, yang hidup serba pas-pasan yang hanya memiliki kompor minyak!. Tadi pagi sewaktu akan membeli minyak tanah, dari satu warung ke warung lainnya, semuanya mengatakan "Kosong", bahkan ada yang mengatakan " Ada juga di Dago, itupun 6000/Litter ", mahal sekali bukan?. Bagaimana bagi mereka yang berpenghasilan kecil dan hidup dipelosok, saya yang hidup di Kota pun sama susahnya mencari minyak tanah. Apa yang sebenarnya sedang terjadi? Pemerintah dan Pertamina tidak boleh hanya berdiam diri membiarkan masalah ini berlarut-larut, para petinggi-petinggi itu harus segera mengambil sikap atau dikhawatirkan akan berdampak fatal bagi negara kita tercinta ini. Apa ini ada kaitannya dengan permainan antara spekulan dan pedagang yang hanya menginginkan keuntungan besar, seperti yang diduga banyak orang, bila memang terbukti benar, mereka memang bejad, tak punya rasa kemanusiaan, hanya memikirkan duniawi, toh pada akhir dunia nanti, harta kita tidak akan dibawa mati bukan?!.

Sudah sering terbongkar penimbunan minyak tanah oleh beberapa oknum, tapi masih saya kejadian ini berulang terus menerus. Kenapa?. Untuk apa ada beribu-ribu aparat keamanan di negara kita, apa oknum-oknum tersebut lebih cerdik daripada mereka (red:aparat keamanan)? atau memang ada unsur kerjasama antara oknum (spekulan, pedagang, Pertamina) dengan aparat keamanan?. Sekilas masalah kelangkaan minyak tanah ini seakan seperti masalah sepele, namun sebenarnya berdampak besar bagi negara, di mata dunia kita akan dicap sebagai negara yang miskin!, pemerintahnya tidak becus mengurusi negara!.
Salah satu dugaan saya juga (maaf kalau ternyata tidak benar), apa ini ada kaitannya dengan pemakaian bahan bakar gas untuk rumah tangga? itu lho yang iklanya marak di media massa. Toh hingga detik ini pun untuk pembagian gas tersebut juga belum merata, contohnya ditempat saya ngontrak sekarang, ditempat asli saya pun, Subang belum sampai. Bagaimana donk Pertamina, kalau memang seluruh warga diharuskan untuk memakai bahan bakar gas, ya seharusnya pembagiannya harus merata, jangan malah jadi kacau seperti sekarang, minyak tanah susah dicari tapi gas yang dijanjikan pun tak ada.

* Foto dari www.beritajakarta.com

Minggu, Desember 30, 2007

STOP PERAMPASAN BUDAYA KITA OLEH PIHAK ASING!!!

Ikut prihatin ketika mendengar beberapa kebudayaan kita dirampas dan atau diakui secara paksa oleh negara lain, contoh Malaysia. Tak habis pikir mengapa hal seperti ini bisa terjadi, kebudayaan yang seharusnya menjadi ciri negara dan pemersatu bangsa Indonesia, semua WNI berhak ikut andil dalam menjaga dan melestarikan karya cipta anak bangsa.
Sebenarnya negara kita ini kaya baik dari hasil alam maupun kebudayaannya, hanya saja selama ini kita tidak terlalu perduli akan hal seperti ini hingga kasus perampasan beberapa kebudayaan yang trully Indonesia oleh Malaysia mencuat kepermukaan. Bahkan seolah para generasi penerus bangsa, dalam hal ini pemuda-pemudi Indonesia seakan gengsi untuk mengakui kekayaan negaranya dan terkontaminasi oleh budaya dan produk luar, yang diyakini bisa lebih meningkatkan rasa percaya dirinya ketika memakainya, padahal itu semua Nonsense!. Sekarang ketika semuanya sudah terjadi, baru kita ramai-ramai membicarakannya, ikut menyuarakan isi hati tentang ketidakrelaannya. Terbukti Malaysia mengklaim lagu " Rasa sayange " yang jelas-jelas notabene milik dan karya cipta orang Ambon/Maluku, seingat saya sedari kecil saya sudah familiar dengan lagu tersebut. Saya benar-benar geram dan kesal begitu mengetahui hal ini, saya rasa jangan terlalu menyalahkan Malaysia toh pada dasarnya bangsa kita juga salah kok, salahnya tidak pernah tegas dan malu mengakui kekayaan negara kita, tidak langsung meng hak patenkan hasil kreasi anak bangsa, akibatnya ya ini, mereka (red:Malaysia dan negara lain) seenak'e dewe' mengklaim sesuatu yang sudah jelas-jelas milik kita, negara dan bangsa Indonesia!.

Belum lagi kasus " Reog Ponorogo " yang lagi-lagi di klaim oleh Malaysia, duh kok nggak ada habisnya ya si Malingsyia (pelesetan untuk Malaysia yang mengklaim paksa karya cipta anak bangsa Indonesia) ini, memalukan sekali masa sesama warga melayu saling tikam, padahal kan negara kita terlibat kerjasama internasional dengan negara tersebut, udahlah kalo begini caranya lebih baik hentikan saja kerjasama yang sudah terjadi, toh pada ujungnya akan merugikan negara kita sendiri. Bahkan menurut yang saya baca, kasus " Rasa sayange " dan " Reog Ponorogo " adalah baru segelintir dari beberapa karya cipta yang dipatenkan oleh Malaysia, lainnya seperti lagu " Bintang kejora ", " Abang tukang bakso " dan lagu anank-anak lainnya. Belum lagi kasus pencurian hak paten Tempe, Batik, Angklung, Songket Palembang, Lagu Jali-jali dan lain-lain. Mulai saat ini mari semua warga Indonesia kita lestarikan dan perkenalkan seluruh budaya kita ke pihak luar, jangan ada kata " Malu mengakui keanekaragaman budaya dan karya cipta anak bangsa Indonesia ", sadar donk masyarakat Indonesia bahwa kekayaan negara kita itu teramat banyak, masa kita mau dijajah terus menerus oleh negara lain, ayo bangkit agar supaya dikemudian hari tidak terjadi lagi perampasan secara paksa kebudayaan kita oleh negara lain! dan tentunya pemerintah harus lebih tegas lagi menghadapi kasus ini dan pihak-pihak terkait harus segera mempatenkan karya ciptanya sebelum diakui oleh bangsa lain. Moso iyo mau disebut terus sebagai negara yang tertinggal dan miskin dimata dunia international?!

* Foto Angklung dari : http://oblind36.fotopages.com/?entry=1229634
Reog : www.antara.co.id

^^ NoeMPanG NarSiS ^^

^^ NoeMPanG NarSiS ^^
PesOna TangkuBan PerAhU dari atas Fly Over Cihampelas

^^ SeJarAh siNgKat PengHuni bLog ^^

Foto Saya
SuBaNg, Jawa Barat, Indonesia
Moody, Pendiam + Bawel, Terbuka + Tertutup, Baek + Jutek dll